Rabu, 19 Februari 2014

Cinta awal Penyesalan?



Aku masih belum sanggup untuk menghadapi ini semua. Baru kusadari betapa bodohnya diriku yang telah menolak cinta dari seseorang. Baru kusadari ternyata aku menyayanginya. Penyesalan selalu datang diakhir perjalanan kehidupan. Berapa banyak tetesan air mata kuluapkan akibat kebodohanku sendiri. Rasa sakit ini sudah tak bisa aku bohongi lagi. Aku ingin jujur padanya, tapi apa daya. Dia juga sudah berusaha untuk menghilangkan perasaannya padaku. Yang kudapatkan hanyalah penyesalan belaka. Tak terpikirkan olehku, seberapa banyak ia katakana cinta padaku. Tapi hanya kuanggap lalu lalang saja. Layaknya es yang sangat dingin, itulah yang kurasakan sekarang. Hati yang dipenuhi oleh penyesalan ini mendinginkan hatiku sehingga menjadi hampa. Kejujuran sangat berarti tapi aku tak bisa mengatakan kejujuran itu. Kejujuran yang mungkin membuat dia mengerti akan kondisiku saat ini. Ini semua sudah terlambat. Pada akhirnya aku hanya bisa menyesal dan berharap andaikan aku bisa hidup di waktu yang berbeda mungkin aku akan bisa lebih jujur dengan perasaanku ini ke dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar